BENTENG MORAL GENERASI MUDA: BENTUK, EFEKTIVITAS, DAN PERAN STRATEGIS MAJELIS TAKLIM RAUDHOTUL MUTA'ALIMIN DALAM MENANGGULANGI DEKADENSI MORAL REMAJA DI KP. CIASMARA HILIR BOGOR
Keywords:
Dekadensi moral, majelis taklim, pembinaan karakter, remajaAbstract
Maraknya fenomena penurunan etika, pergaulan bebas, serta krisis karakter di kalangan generasi muda akibat arus digitalisasi menjadi latar belakang utama dilakukannya kajian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan pendekatan kausalitas. Sampel penelitian mencakup seluruh remaja jamaah majelis taklim sebanyak 20 orang yang diambil menggunakan teknik sampling jenuh (total sampling). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terstruktur, wawancara mendalam, dokumentasi kegiatan, serta penyebaran angket (kuesioner) berskala Likert. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial, mencakup uji korelasi Pearson Product Moment, uji signifikansi (uji t), dan koefisien determinasi (KD). Hasil analisis menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan Majelis Taklim Raudhotul Muta'alimin berada pada kategori cukup (skor rata-rata 42,00), dan kondisi pemeliharaan moral remaja juga berada pada kategori cukup (skor rata-rata 42,50). Berdasarkan uji korelasi, diperoleh nilai rhitung sebesar 0,449 yang lebih besar daripada rtabel sebesar 0,444 pada taraf signifikansi 5% (df = 18). Hal ini membuktikan adanya hubungan positif dan signifikan dengan tingkat keeratan sedang/cukup antara kegiatan majelis taklim dan upaya pencegahan dekadensi moral remaja. Nilai koefisien determinasi sebesar 20,16% mengindikasikan bahwa pembinaan majelis taklim berkontribusi positif sebesar 20,16% terhadap pembentukan moralitas remaja, sedangkan 79,84% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal lain seperti pengawasan keluarga, pergaulan sebaya, serta media sosial. Dengan demikian, Majelis Taklim Raudhotul Muta'alimin terbukti memiliki peran penting sebagai wadah transformasi nilai keagamaan dan benteng moralis generasi muda di era modern.
References
Abdimas, F. A., Novita, S., Kustimah, K., & Sukmawati, A. (2022). Empowering parents: Understanding adolescents’ psychological development through the psychoeducation program 'Mengenal Remajaku'. Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang, 8(2), 115-124.
Abdullah, M. (2015). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.
Bahagia, B. (2022). Studi tentang efektivitas majelis taklim bagi moral remaja. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, 4(3), 310-322.
Fadlya, F. (2024). Peran Majelis Taklim Uswatun Hasanah dalam Pembinaan Keagamaan Masyarakat di Desa Damai Kabupaten Sidrap. Skripsi. Parepare: Institut Agama Islam Negeri Parepare.
Gunawan, R. (2020). Pengaruh Bimbingan Agama terhadap Perilaku Remaja di Majelis Ta’lim An-Najmuts Tsaqib Kota Tangerang Selatan. Skripsi. Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.
Hafid, M. F., & Munandar, A. (2023). Program Majelis Taklim Rotibul Haddad dalam mengubah perilaku keagamaan pemuda. Nusantara: Indonesian Journal of Islamic Studies, 3(1), 66-78.
Hamdi. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif: Aplikasi dalam Pendidikan. Yogyakarta: Deepublish.
Hidayat, A., & Kurniawati, D. (2020). Pengaruh media sosial terhadap perilaku remaja. Jurnal Komunikasi Islam, 7(2), 145-158.
Izzani, T. A., Octaria, S., & Linda, L. (2024). Perkembangan masa remaja. JISPENDIORA: Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan dan Humaniora, 3(2), 259–266.
Lasmida. (2021). Dekadensi moral remaja: Upaya pembinaan moral oleh keluarga dan sekolah. Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora, 12(1), 34–42.
Latifah, O., Rahmadani, R., & Yarni, L. (2023). Perkembangan masa remaja. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 3(2), 88-97.
Ramadhan, I. (2023). Peran Majelis Taklim dalam Membentuk Religiusitas Remaja di Musala Darul Falah Tangerang Selatan. Skripsi. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah.
Siregar, B., Utami, R. D., Lubis, H. S., & Sanjaya, N. R. (2022). Peningkatan pendidikan nonformal dalam program masjid Kabupaten Karo. Warta Dharmawangsa, 16(4), 638-650.
Sugiyono. (2014). Metodologi Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Widiandari, F. (2022). Analisis peranan lembaga pendidikan Islam nonformal (majelis taklim) di Indonesia. Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 127-138.
Zulkarnain, N. (2021). Paradigma metodologi dakwah dan perubahan sosial pada majelis taklim. Al-Idarah: Jurnal Manajemen Dakwah, 11(1), 25–27.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aden Setiawan, Teti Apriyanti, Neng Siti Khoerunnisa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





