DINAMIKA EKOSISTEM SEBAYA DAN DETERMINASI MOTIVASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: STUDI EMPIRIS PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS

Konformitas Sosial, Iklim Kelas, dan Implikasinya terhadap Spiritualitas Belajar Siswa

Authors

  • Wawan Rizwannudin STAI Al-Aulia Bogor
  • Apid Hapidudin STAI Al-Aulia Bogor
  • Andriyansyah STAI Al-Aulia Bogor
  • Siti Rahma Kamila STAI Al-Aulia Bogor

Keywords:

Lingkungan Teman Sebaya, Motivasi Belajar, Pendidikan Agama Islam, Konformitas Remaja

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika lingkungan teman sebaya, strategi peningkatan motivasi belajar Pendidikan Agama Islam (PAI), serta menguji secara empiris pengaruh lingkungan teman sebaya terhadap motivasi belajar PAI siswa kelas X SMA Ibnu Hajar Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas X yang berjumlah 173 siswa, dengan sampel sebanyak 64 responden yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling berdasarkan kalkulasi rumus Slovin (margin error 10%). Pengumpulan data dilakukan melalui angket terstruktur berpola Skala Likert 5 poin yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya (Cronbach's Alpha X = 0,818; Y = 0,861), serta didukung oleh studi dokumentasi. Teknik analisis data meliputi analisis statistik deskriptif, uji korelasi Product Moment Pearson, uji signifikansi (uji-t), dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator lingkungan teman sebaya berada pada kriteria baik (mean = 80,09; SD = 7,42) dan motivasi belajar PAI berada pada kriteria baik (mean = 81,41; SD = 7,35). Hasil uji korelasi menunjukkan nilai r_xy sebesar 0,591 yang berada pada kategori hubungan sedang/cukup kuat. Hasil uji signifikansi menghasilkan t_hitung sebesar 5,769 yang secara signifikan lebih besar daripada t_tabel sebesar 1,999 pada taraf signifikansi 5% (df = 62), sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Analisis koefisien determinasi menunjukkan bahwa lingkungan teman sebaya memberikan kontribusi determinatif sebesar 34,9% terhadap motivasi belajar PAI siswa, sedangkan 65,1% sisanya dipengaruhi oleh variabel eksternal lain. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya rekayasa iklim sosial sekolah dan optimalisasi kelompok belajar sebaya bernuansa islami untuk memperkuat motivasi belajar PAI di kalangan remaja.

References

Alfiansyah, R. (2025). Pengaruh Penggunaan Gadget dan Lingkungan Teman Sebaya terhadap Minat Belajar Siswa Kelas XI di SMA Adhyaksa 1 Jambi. Skripsi, Universitas Jambi.

Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Daryanto. (2016). Media Pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media.

Desmita. (2015). Psikologi Perkembangan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Desmita. (2019). Psikologi Perkembangan Peserta Didik dan Pendidikan. Jakarta: Prenada Media Group.

Dimyati, & Mudjiono. (2009). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Feng, X., et al. (2022). Peer Influence on Prosocial Behavior in Adolescence. Journal of Education, 8(2), 112–124.

Hamalik, O. (2015). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Ihsan, M. A. M. (2025). Pengaruh Motivasi Belajar dan Dukungan Sosial Teman Sebaya terhadap Prestasi Belajar pada Mata Pelajaran ISMUBA Siswa Kelas XI SMA Swasta di Bantul. Skripsi, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Marliani, L. P. (2021). Pengembangan Video Pembelajaran untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar. PAEDAGOGY: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 1(2), 125–133.

Muhaemin, B. (2013). Urgensi Motivasi dalam Meningkatkan Semangat Belajar Siswa. Jurnal Adabiyah, 13(1), 47–53.

Muhaimin. (2020). Pengembangan Kurikulum PAI dan BSI. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Purwanto, N. (2014). Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sahida. (2025). Pengaruh Lingkungan Teman Sebaya terhadap Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Taruna Pekanbaru. Skripsi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.

Santrock, J. W. (2011). Psikologi Pendidikan (Educational Psychology). Jakarta: Salemba Humanika.

Saputro, S. T., & Pardiman. (2012). Pengaruh Disiplin Belajar dan Lingkungan Teman Sebaya terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia, 10(1), 78–92.

Sardiman. (2006). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Slavin, R. E. (2008). Psikologi Pendidikan: Teori dan Praktik. Jakarta: PT Indeks.

Slameto. (2015). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukardi. (2015). Psikologi Remaja: Pengaruh Teman Sebaya. Yogyakarta: Andi Offset.

Sukreni, N. K. L. (2026). Pengaruh Teman Sebaya dan Efikasi Diri terhadap Prestasi Akademik melalui Motivasi Belajar. Skripsi, Universitas Lampung.

Syah, M. (2010). Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Uno, H. B. (2021). Teori Motivasi dan Pengukurannya: Analisis di Bidang Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Sekretariat Negara.

Yahya, A., dkk. (2022). Pengaruh Teman Sebaya terhadap Motivasi Berprestasi dan Prestasi Belajar Matematika Siswa. Nabla Dewantara: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(2), 145–158.

Published

2026-02-01