MANHAJ AMALIYAH ASWAJA AN-NAHDHIYAH: INTERNALISASI TRADISI DAN KONSTRUKSI KARAKTER RELIGIUS KADER PMII STAI AL-AULIA BOGOR
Keywords:
Amaliyah Aswaja An-Nahdhiyah, Internalisasi Tradisi, Karakter Religius, PMIIAbstract
Sebagai organisasi mahasiswa yang menjadikan Aswaja tidak hanya sebagai doktrin teologis melainkan juga sebagai paradigma berpikir dan bertindak (manhaj al-fikr wa al-harakah), PMII bertanggung jawab membentuk karakter religius kader melalui rutinitas amaliyah tradisi Nahdliyin. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam implementasi amaliyah Aswaja An-Nahdhiyah—meliputi tahlil, tawassul, ziarah kubur, peringatan Maulid Nabi, dan amar ma’ruf nahyi munkar—dalam membentuk karakter religius kader serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambatnya. Data dikumpulkan melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap pengurus dan kader, serta studi dokumentasi. Analisis data menerapkan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi, dengan pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa amaliyah Aswaja An-Nahdhiyah diimplementasikan secara rutin dan terstruktur sebagai media habituasi dan internalisasi spiritual. Praktik ini terbukti secara signifikan mengonstruksi lima dimensi karakter religius kader, yaitu ketaatan beribadah, sikap tawassuth (moderat), tasamuh (toleran), tawazun (seimbang), dan ta’adul (adil). Faktor pendukung utama terdiri atas kesadaran kolektif pengurus, tradisi kultur pesantren yang melekat, dan keberadaan program kerja keagamaan rutin. Sementara faktor penghambat meliputi fragmentasi latar belakang kader, kesibukan akademik dan pekerjaan, serta keterbatasan manajemen waktu. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya mempertahankan amaliyah keagamaan berbasis kearifan tradisi sebagai benteng moril dan intelektual kader di era modernisasi.
References
Abdul Nashir, & Solihatul Ulya. (2021). Penanaman Nilai-Nilai Keaswajaan Para Kader PMII di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Jurnal Islam Nusantara, 5(1), 68–76.
Ahmad Saefudin, & Arifin Zainul. (2020). Buku Panduan Amaliyah Aswaja An-Nahdliyyah. Jepara: UNISNU Press.
Aini Baridah Kuni. (2023). Penanaman Nilai Aswaja An-Nahdliyah Dalam Membentuk Sikap Moderasi Beragama Santri di Pondok Pesantren Nurut Tholabah. Jember: IAIN Jember Press.
Anwar Khoirul Muhamad. (2019). Implementasi Nilai-Nilai Ahlussunnah Wal Jamaah Dalam Menjaga Kerukunan Antar Umat Beragama. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 7(2), 23–34.
Azizah Umi Nur. (2020). Penanaman Karakter Religius Melalui Mata Pelajaran Aswaja. Ponorogo: IAIN Ponorogo.
Basri Hasan. (2023). Pembentukan Karakter Religius Peserta Didik Melalui Pembiasaan Kegiatan Keagamaan di MA Miftahul Ulum. Jurnal Pendidikan Islam, 12(2), 152–165.
Corcoran, K., & Fischer, J. (1987). Measures for Clinical Practice: A Sourcebook. New York: The Free Press.
Fattah Abdul. (2019). Peran Guru Dalam Menumbuhkan Nilai-Nilai Ahlu Sunnah Wal Jamaah (Aswaja) Bagi Siswa. Jurnal Tarbiyatuna, 10(1), 45–58.
Goldschmidt, W. (1992). The Human Career: The Self in the Symbolic World. Cambridge: Blackwell.
Herdiyana Putri Nopinka. (2024). Strategi Penanaman Nilai-Nilai Teologi Ahlussunnah Wal Jama’ah di Madrasah Ibtidaiyah. Semarang: UIN Walisongo.
Iqbal Fakhrur Muhammad. (2024). Pengantar Studi Aswaja: Sejarah dan Perkembangannya. Metro: PT Nafal Global Nusantara.
Koentjaraningrat (Ed.). (1983). Metode-Metode Penelitian Masyarakat. Jakarta: Penerbit PT Gramedia.
Laelatul Arofah, & Santy Andrianie. (2021). Karakter Religius: Sebuah Tantangan Dalam Menciptakan Media Pendidikan Karakter. Pasuruan: Penerbit Qiara Media.
Maskur Ali Fuad. (2025). Hubungan antara Organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dengan Nilai-Nilai Islam Ahlus Sunnah Wal Jama'ah. International Journal of Educational Policies, 3(1), 87–99.
Masu Naseeroh. (2021). Urgensi Amaliyah Aswaja Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas VII Madrasah Darul Huda Thailand Selatan. Jakarta: UNUSIA.
Maulidia Layli Nur. (2021). Implementasi Nilai-Nilai Ahlussunnah Wal Jamaah Dalam Pengembangan Akhlak Siswa. Jember: UIN KHAS Jember.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Mokodompit Rohmana. (2020). Kemiskinan Dan Ketaatan Beribadah Pada Masyarakat Muslim. Manado: IAIN Manado Press.
Mutiarani Bunga. (2023). Hubungan Antara Ketaatan Beribadah Dengan Latar Belakang Pendidikan Agama Siswa. Semarang: UNDARIS Press.
PB PMII. (2021). Hasil-Hasil Kongres XX PMII di Balikpapan. Jakarta: Pengurus Besar PMII.
Persoon, G. A. (2002). Isolated Islanders or Indigenous People: The Political Discourse and Its Effects on Siberut. Antropologi Indonesia, 68, 25–39.
Saini Mukhamat. (2022). Penguatan Tradisi Aswaja An-Nahdliyah: Upaya Menangkal Gerakan Islam Transnasional. Jurnal Studi Islam, 14(2), 171–187.
Scott, J. C. (2000). Senjatanya Orang-Orang Yang Kalah (Terj. A. Rahman Zainuddin et al.). Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Septiadi Bagas. (2025). Implementasi Nilai-Nilai Aswaja Dalam Membentuk Moral Peserta Didik. Bandar Lampung: UIN Raden Intan.
Singgih Ahmad. (2022). Upaya Kajian Aswaja Dalam Pembinaan Karakter Religius Jama’ah di PWNU Provinsi Bengkulu. Bengkulu: UINFAS Bengkulu.
Siregar Hariani Depi. (2024). Keterlibatan Orangtua Dalam Membentuk Ketaatan Beribadah Remaja. Padangsidimpuan: UIN Syahada Press.
Ubabuddin, & Nopi Yanti. (2023). Internalisasi Nilai Karakter Religius Pada Anak Usia Dini. Jurnal Literasi Unggulan, 1(2), 193–204.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ahmad Gozali, E. Madyunus, Muhamad Yusup Maulana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





